Saturday, 10 August 2024

Teks Argumentasi

 Dampak Buruk Gadget kepada Kesehatan Mental Anak


Pendahuluan

  Seiring berkembangnya zaman, teknologi makin berkembang. Teknologi sekarang sudah menjadi suatu kepentingan di kehidupan manusia. Seperti gadget, yang saat ini tidak bisa lepas lagi dari tangan manusia. Saat ini penggunaan gadget terus meningkat, apalagi saat masa pandemi COVID-19, ketika anak-anak bersekolah di rumah dan mengurung diri di kamar mereka. Bahkan saya sendiri juga kebanyakan menggunakan gadget dan jarang keluar dari rumah pada masa ini. 

  Masa inlah yang telah menyebabkan kebanyakan remaja untuk memiliki kegangguan mental. Seperti yang dinyatakan oleh (Verioita dkk, 2022), dalam penelitiannya menyatakan bahwa ada dampak negatif yang besar dari penggunaan gadget di masa pandemi COVID-19 yakni anak kesulitan melakukan kontak dengan orang lain saat berinteraksi, dan tidak dapat berkomunikasi secara non-verbal. Hal ini juga menjadi faktor utama mengapa anak dan remaja kurang ingin berkomunikasi dengan orang lain, serta kurang percaya diri. Untuk mengatasi hal ini, bagaimanakah orang tua harus bertindak dalam hal ini? Mengapa ketergantungan gadget dapat menimbulkan gangguan mental kepada anak?


Metode penelitian

  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode review beberapa artikel dan jurnal yang sudah ada di internet. Penulis melakukan pencarian dengan kata "kesehatan mental anak, pengaruh gadget, depresi, media sosial" Semua kata tersebut mendukung dampak buruk gadget untuk anak atau remaja. Sebanyak tujuh artikel dipilih untuk dilakukan penelusuran literatur dengan membaca abstrak dan teks penuh artikelnya. 


Hasil dan pembahasannnya penelitian 

  Penggunaan gadget kini menjadi umum dan penting dalam kehidupan sehari -hari. Gadget memiliki banyak manfaat yang positif,  yakni membantu manusia untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan melakukan berbagai tugas dengan cepat dan mudah. Adapun contoh gadget yang sering digunakan yaitu smartphone, tablet, komputer, dan laptop. Meskipun penggunaan gadget memiliki manfaat yang signifikan, seperti mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental manusia (F. Hidayat et al., 2021). Beberapa dampak negatif dari penggunaan gadget adalah sebagai berikut (Mulyani, 2022):

1. Gangguan tidur. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan tidur. Karena cahaya yang dipancarkan oleh layar gadget dapat mengganggu ritme sirkadian manusia, sehingga dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan kelelahan dan kantuk pada siang hari.

2. Kecanduan gadget. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menimbulkan nomophobia (no-mobile-phone-phobia). Hal ini dapat mengganggu keseimbangan psikologis dan sosial seseorang, serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup.

3. Dampak pada kesehatan mental. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Hal ini disebabkan oleh tekanan sosial dan kecemasan yang timbul dari penggunaan gadget, seperti kekhawatiran akan kehilangan atau rusaknya gadget.

4. Dampak pada kesehatan fisik. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik seperti sakit kepala, gangguan penglihatan, dan sakit leher dan punggung. Hal ini disebabkan oleh posisi tubuh yang tidak eronomis saat menggunakan gadget.

  Hasil temuan Hudaya (2018) juga menyatakan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat memberikan dampak negatif bagi anak berupa kurangnya sikap disiplin dan minat belajar anak. Penggunaan gadget yang berlebihan ini juga dapat berdampak lebih fatal jika terus dibiarkan karena bisa menimbulkan rasa kecanduan pada gadget dan kesehatan mental akan ikut rusak (Wulandari & Hermiati, 2019). Dari berbagai dampak negatif yang diuraikan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget pada anak harus dibatasi atau dikontrol oleh orang tua. Orang tua memiliki peran penting dalam mengontrol dan mendidik anak di rumah. Serta berkewajiban untuk mendampingi anak dalam penggunaan gadget (Nurhidayah et al., 2021). Cara yang bisa dilakukan adalah (Kartika Dewi Sisbintari & Farida Agus Setiawati, 2022) :

1. Manajemen waktu penggunaan gadget. Salah satu manajemen waktu yang digunakan adalah dengan melakukan pemberian jatah waktu penggunaan gadget. 

2. Mendampingi anak saat menggunakan gadget. Cara pendampingan penggunaan gadget yang digunakan oleh para orang tua bervariasi, mulai dari ikut mendampingi anak dalam mengakses internet saat menggunakan gadget, memberi contoh dan mengajari anak dagar bijak dalam menggunakan gadget, hingga berusaha mengalihkan perhatian anak dari gadget dengan membagi waktu khusus untuk menemani anak bermain.

3. Pemanfaatan aplikasi Youtube Kids. Pemanfaatan aplikasi-aplikasi dari berbagai platform menjadi bagian dari pola digital parenting yang digunakan oleh para orang tua juga kepada anaknya. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak-anaknya mengakses atau mengonsumsi konten-konten yang tidak baik dari dunia maya.

4. Membuat screen time. Berdasarkan informasi yang diperoleh, cara tersebut digunakan karena terkadang anak menangis saat gadget yang dipakai diambil, jadi jika layar gadget yang mereka gunakan mati maka mereka akan meninggalkan gadget tersebut dan menuju aktivitas lainnya.

  Sebagai seorang anak SMA, saya juga pernah menjadi salah satu pengguna yang mengalami ketergantungan pada gadget,  terutama saat masa pandemi COVID-19. Pandemi ini telah membuat saya mengurung diri di rumah dan hanya bergantung kepada gadget. Hasilnya, saya menjadi susah untuk komunikasi dengan orang lain, kurang percaya diri, dan mengalami gangguan tidur. Permasalahan ini juga bisa terjadi kepada anak-anak muda, bahkan adik saya sendiri juga pernah kecanduan kepada gadgetnya. Tetapi dengan metode yang telah dijelaskan, adik saya lebih  bisa berkomunikasi dan berkreasi lebih banyak. Adik saya pun tidak bisa gampang terpengaruh dengan konten-konten negatif yang terdapat di internet. 


Kesimpulan

  Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa dampak gadget kepada kesehatan mental kita tentukan sangatlah besar. Teknologi semakin berkembang Seiring dengan perkembangan zaman. Penggunaan gadget terus meningkat, apalagi saat masa pandemi COVID-19. Masa inlah yang telah menyebabkan kebanyakan remaja untuk memiliki kegangguan mental. digunakan yaitu smartphone, tablet, komputer, dan laptop. Meskipun penggunaan gadget memilki banyak manfaat, seperti mempermudah komunikasi dan akses informasi, namun penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental manusia. Dampak yang ditimbulkan adalah 1) Gangguan tidur  2) Kecanduan gadget  3) Kesehatan mental menurun  4) Kesehatan fisik menurun. Adapun peran orang tua dalam mencegahi 1) Manajemen waktu penggunaan gadget  2) Mendampingi anak saat menggunakan  gadget  3) Pemanfaatan Youtube Kids 4) Membuat screen time.


Daftar Pustaka 

Hudaya, A. (2018). Pengaruh Gadget terhadap Sikap Disiplin dan Minat Belajar Peserta Didik. Research and Development Journal of Education, 4(2), 86-97.

Wulandari, D., & Hermiati, D. (2019). Deteksi Dini Gangguan Mental dan Emosional pada Anak yang Mengalami Kecanduan Gadget. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 382-392.

Nurhidayah, I., Ramadhan, J. G., Amira, I., & Lukman, M. (2021). Peran Orangtua dalam      Pencegahan terhadap Kejadian Adiksi Gadget pada Anak: Literatur Review. Jurnal Ilmu, Keperawatan Jiwa, 4(1), 129-140.

Kartika Dewi Sisbintari & Farida Agus Setiawati (2022). Digital Parenting sebagai Upaya Mencegah Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini saat Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Mulyani, R. (2022). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental Pada Santri Madrasah Takhasus Tahfidz Qur’an Al-Husna Tuksari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon. IAIN SYEKH NURJATI. S1 BKI.

Hidayat, F., Hernisawati, H., & Maba, A. P. (2021). Dampak penggunaan gadget terhadap kepribadian anak sekolah dasar: studi kasus pada siswa ‘X.’ Jurnal Humaniora Dan IlmuPendidikan, 1(1), 1–13.

Verioita, dkk (2022) Analisis Perkembangan mental dan sosial anak usia Dini di masa pandemi covid 19 Universitas negeri padang, Indonesia 

Teks Argumentasi

  Dampak Buruk Gadget kepada Kesehatan Mental Anak Pendahuluan   Seiring berkembangnya zaman, teknologi makin berkembang. Teknologi sekarang...